Belum lagi, Pasar Induk Wonomulyo ini beroperasi selama 24 jam kata Arfan, menghasilkan puluhan ton sampah tiap harinya.
Arfan menyebut tumpukan sampah semakin banyak setelah perayaan lebaran Idul Fitri 2025 ini.
Baca Juga:
Pemprov Sulbar Alokasikan Rp15 Miliar untuk Pengembangan Kakao di Polman
"Selama libur lebaran ini, tak ada satupun petugas yang berupaya untuk mengangkut sampah dari drainase air ini," ungkapnya.
Disebutkan penumpukan sampah di drainase air ini mulai terjadi saat bulan puasa kemarin.
Hingga saat ini, tak ada upaya pencegahan, sehingga kata Arfan sampah semakin banyak menumpuk.
Baca Juga:
Gubernur Sulbar Suhardi Duka Bagikan 1.000 Paket Sembako untuk Warga Polman
Diakui Arfan tumpukan sampah ini telah mengeluarkan bau tak sedap, serta pemandangan jorok.
"Kita berharap ada kesadaran dari warga sekitar untuk tidak lagi membuang sampah ke drainase air, serta ada upaya pencegahan," ungkapnya.
Dia menambahkan warga ikut-ikutan membuang sampah ke saluran air, lantaran tidak adanya larangan tegas dari pemerintah kecamatan.