Ia mengatakan menteri perdagangan, harusnya memberikan solusi untuk menstabilkan harga."Menteri perdagangan kalau tidak bisa stabilkan harga lebih baik legowo mundur saja," sebutnya.
Keluhan tersebut imbas minyak goreng subsidi dari pemerintah masih langka di pasar tradisional.
Baca Juga:
Polda Jambi Tegaskan Tidak Ada Tempat bagi Geng Motor Pelaku Kekerasan
Disusul kenaikan sejumlah harga bumbu dapur seperti bawang merah, dan cabai rawit.
Harga daging sapi jelang bulan Ramadan juga naik, dan tempe tahu juga ikut naik.
Terakhir kenaikan tabung gas non subsidi ukuran 5,5 kg dan 12 kg.
Baca Juga:
Pemkab Karo Undang Moderamen GBKP Bahas Penyelesaian RSUD Kabupaten Karo.
Mewakili pedagang, Gazali berharap masalah tersebut dapat segera distabilkan.
"Harusnya ada solusi yang konkret untuk mengatasi kenaikan harga dan kelangkaan minyak," harapnya.[kaf]