WahanaNews-Sulbar | Sabtu (22/1/2022) kemarin, terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Bus Litha & Co dan 4 mobil lainnya. Kecelakan terjadi di jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Rangas, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, sekitar pukul 04.00 wita.
Berawal dari mobil yang atre menungu karena macet.
Baca Juga:
Dilan ITB 1997, Cerita Baru tentang Cinta dan Gejolak Reformasi
Di tengah kemacetan itu, datang Bus Litha & Co melaju kencang dari Makassar ke Mamuju.
Menabrak setidaknya 4 unit mobil yang tengah antre karena jalanan rusak.
Akibat kecelakaan ini, Bus dan 4 mobil lainnya mengalami kerusakan di beberapa bagian dan 1 orang dirawat di rumah sakit.
Baca Juga:
Pascakebakaran di NTB, Pemerintah Siapkan Permukiman Baru Berstandar Tipe 36
Salah satu pemilik mobil yang terlibat kecelakaan pada Sabtu pagi itu, Sido tidak terima dan meminta ada pihak yang bertanggung jawab.
"Saya mau ada ganti rugi, saya tidak salah," tegasnya (22/1/2022).
Perwakilan PO Bus Litha & Co Mamuju, Sulaiman, yang dikonfirmasi Tribun-Sulbar.com mengaku tak ingin berkomentar jauh sebelum ada kabar dari pihak kepolisian terkait jumlah kerugian akibat kecelakaan.
"Belum ada kabar dari kantor polisi," ujar Sulaiman via telepon, Minggu (23/1/2022).
Terkait ada korban yang meminta ganti rugi, Sulaiman tidak bisa memberi komentar banyak.
"Kalo masalah ganti rugi saya tidak tahu, kalo itu ada memang bagian kendaraan yang urus di perusahaan di Makassar," ujannya.
Ia meminta untuk menghubungi kantor PO Litha & Co di Makassar jika ingin meminta kejelasan terkait ganti rugi.
"Kalo ada yang mau minta ganti rugi untuk lebih jelas langsung ke kantor Makassar," terangnya.
Menurut Kanit Lantas Polres Majene, Aipda Arwin Tompo jumlah kerugian akibat kecelakaan tersebut belum bisa dipastikan.
"Belum ditau besar kerugiannya pak," singkatnya via whatsapp (23/1/2022).
[kaf]