WahanaNews-Sulbar | Berdasarkan proporsi yang dirilis Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia, Provinsi Sulawesi Barat menjadi urutan pertama paling banyak balita yang menderita diare dan kecacingan pada tahun 2021.
Balita yang menderita penyakit kecacingan sebesar 12,2 persen.
Baca Juga:
Radikalisasi di Kalangan Remaja: Dua Pelajar Singapura Ditangkap karena Dugaan Terorisme
Sedangkan, balita yang menderita penyakit diare sebesar 17,5 persen.
Dikonfirmasi Direktur Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan Erna Mulati mengatakan tidak mengetahui pasti soal hasil survey balita.
"Ini hasil Survey tahun 2021. Namun untuk lebih jelasnya silahkan konfirmasi ke bagian Litbang Kemenkes RI, karena nanti saya salah jawab dan tidakt juga di dalamnya," kata Erna saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (10/2/2022).
Baca Juga:
Libur Lebaran Hampir Usai! Ini Jadwal Masuk Sekolah 2025
Sedangkan, saat dikonfirmasi bagian Litbang Kemenkes RI belum mendapat respon terkait data hasil survey tahun 2021 kepada balita.
[kaf]