WahanaNews - Sulbar | Penukaran uang tunai di Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Barat (Sulbar) sudah mencapai Rp375 miliar selama Ramadan 2023.
Kegiatan penukaran uang itu diedarkan kepada masyarakat di wilayah Sulbar melalui perbankan maupun menggunakan kas keliling.
Baca Juga:
Bulan Ramadan, Bank Indonesia: Saldo Uang Layak Edar (ULE) di Kas Titipan Kota Sorong Saat Ini Sebesar Rp279 Miliar
"Selama ramadan kita sudah edarakan uang senilai Rp 375 miliar dari target kita Rp 602 miliar. Kurang lebih 62 persen," kata Kepala Perwakilan BI Sulbar, Gunawan Purbowo saat jumpa pers di kantornya, Jl Ap Pettarani, Mamuju, Senin (17/4/2023).
Gunawan menyebutkan, uang yang paling diminati masyarakat yaitu pecahan Rp2 ribu sekitar 36 persen.
Kemudian, untuk pecahan Rp5 ribu juga diminati sekitar 27 persen dan yang paling rendah itu dipecahan Rp20 ribu.
Baca Juga:
Survei BI Februari 2025: Keyakinan Konsumen Terhadap Ekonomi Tetap Kuat
"Hari ini kita proyeksikan penukaran uang mencapai Rp100 miliar dan sampai besok kita targetkan sampai Rp100 milar," ujar dia.
Dia menambahkan, dia juga akan memberikan kecukupan kebutuhan uang dimomentum lebaran Idul Fitri 1444 H.
"Termasuk nanti uang untuk libur lebaran ini kita akan cukupkan," bebernya.
Diketahui, Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Barat menyiapkan uang tunai sebesar Rp602 miliar untuk menghadapi Bulan Suci Ramadan dan Idul Fitri 1444 Hijiriah.
Adapun lokasi penukaran disiapkan Bank Indonesia (BI) Sulbar sebanyak 34 titik yang tesebar di enam kabupaten di Sulbar.
Kemudian jumlah penukaran uang dalam satu paket senilai Rp3,8 juta setiap per Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Sementara rincian penukaran uang rupiah pecahan kecil ada Rp20 ribu untuk nilai Rp2 juta, Rp10 ribu untuk Rp1 juta.
Sementara, Kepala BI Sulbar, Gunawan Purbowo mengatakan, untuk penukaran uang di Mamuju Bank Indonesia berkolaborasi dengan sejumlah perbankan baik bank milik negara maupun bank swasta.
"Kita kolaborasi dengan Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BNI, Bank Syariah Indonesia, Bank Muamalat, Bank Panin, Bank Sinarmas, Bank Maybank, Bank Sulselbar, Bank BTN, Bank BTPN, dan Bank Mega," pungkas Gunawan.[mga]