"Harus segera rampung pada bulan Januari 2024 ini, agar segera dapat diresmikan Menteri Dalam Negeri dan dimanfaatkan untuk memberikan pelayanan pembangunan kepada masyarakat," katanya.
Kantor Gubernur Sulbar tersebut sebelumnya rusak akibat gempa berkekuatan 6,2 magnitudo pada 15 Januari 2021 dibangun kembali dengan anggaran Rp109,3 miliar menggunakan APBN oleh PT Brantas Abipraya yang merupakan perusahaan BUMN.
Baca Juga:
DPR Ingatkan, Anggaran Pendidikan Tak Boleh Dipangkas Demi Efisiensi
[Redaktur: Sutrisno Simorangkir]