WahanaNews - Sulbar | Karantina Pertanian Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan kerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulbar melakukan sosialisasi bahaya narkoba.
Kepala Karantina Pertanian Mamuju, Agus Karyono mengatakan, Karantina Pertanian Mamuju bersama BNN menggelar sosialisasi bahaya narkoba untuk mendukung program pemerintah pusat.
Baca Juga:
Pemprov Sulbar Tanggung Iuran BPJS Kesehatan 34.446 Warga Tidak Mampu
Ia mengatakan, sosialisasi bahaya tersebut mendukung rencana aksi nasional pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap nasional (RAN-P4GN).
Menurut dia, selain menggelar acara sosialisasi bahaya narkoba juga melakukan tes narkoba yang ditujukan kepada pegawai Karantina Pertanian Mamuju.
"Sosialisasi bahaya narkoba ini tidak hanya bermanfaat bagi pegawai, melainkan juga hasil sosialisasinya dapat disampaikan ke orang rumah," katanya, dikutip Selasa (11/4/2023).
Baca Juga:
Pemprov Sulbar Siagakan Alat Berat Antisipasi Longsor Jalur Mudik Lebaran
Ia menyampaikan, pegawai lingkup Karantina Mamuju mendukung program RAN-P4GN, dengan sosialisasi tersebut dan mengetahui konsekuensi hukum apabila melakukan penyalahgunaan narkoba.
Ia juga menyampaikan, kegiatan sosialisasi tersebut juga merupakan Instruksi Presiden RI Nomor 2 Tahun 2020 Tentang RAN-P4GN.
"Sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman terkait bahaya narkoba, memiliki kesadaran tentang pentingnya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran narkoba," imbuhnya.