WahanaNews-Sulbar | Selama ini jalan Arteri Mamuju selalu gelap gulita saat malam tiba.
Gelap karena penerangan di jalan itu tak ada satupun yang menyala karena alasan teknis.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Apresiasi Komitmen Pemerintah Dukung Energi Terbarukan dengan Beri Waktu 30 Tahun Perjanjian Jual Beli Listrik EBT ke PLN
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Maddereski Salatin mengatakan, pihaknya masih mengecek di lapangan penyebab padamnya lampu-lampu tersebut.
"Masih diperiksa oleh anggota di lapangan, kita juga sudah berkomunikasi dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Mamuju," jelasnya, sabtu (30/7/2022).
Berdasarkan keterangan dari PLN, lanjut Maddereski, sebenarnya aliran listrik telah diaktifkan di sepanjang Jalan Arteri tersebut.
Baca Juga:
Tarif Listrik April 2025 Tidak Naik, Ini Alasannya!
"Tapi kita diminta untuk mengecek, apakah ada kabel atau lampu listrik (Bohlam) yang mengalami kerusakan hingga padam seketika," tambahnya.
Selain itu, dirinya berharap setalah perawatan selesai, jalan tersebut tidak lagi menjadi tempat yang disalahgunakan terutama oleh kaum muda-mudi.
"Ya, kita sering terima informasi terkait penyalahgunaan fasilitas di Jalan Arteri. Ke depan kita tidak ingin lagi hal seperti itu terjadi dan kita juga berharap semua pihak dapat bekerjasama baik itu pemerintah maupun masyarakat sendiri," ucap Maddereski Salatin.
Terkait alokasi anggaran yang disiapkan, ia belum bisa memastikan berapa dana yang diperlukan untuk perawatan lampu penerangan itu.
"Ini masuk di biaya pemeliharaannya Dishub Sulbar, mungkin tidak seberapa karena yang akan diganti hanya kabel listrik dan beberapa lampu yang sudah rusak saja," tutupnya.
Dari pantauan Wartawan, sejauh ini tim lapangan dari Dishub Sulbar telah memeriksa hampir seluruh jaringan listrik dan bohlam sepanjang Jalan Arteri. [afs]