SULBAR.WAHANANEWS.CO, Mamuju - Jumlah pemudik di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) yang menggunakan angkutan umum, seperti kendaraan roda empat dan bus, mencapai 21 ribu orang pada momen Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah.
Pelaksana harian Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulbar Herdin Ismail di Mamuju, Kamis (3/4/2025), menyebutkan jumlah pemudik yang menggunakan angkutan umum antar kota dalam provinsi maupun antarprovinsi tersebut menggunakan sekitar 1.035 kendaraan roda empat dan kendaraan bus.
Baca Juga:
Pemprov Sulbar Tanggung Iuran BPJS Kesehatan 34.446 Warga Tidak Mampu
Ia mengatakan, berdasarkan pendataan dan hasil pantauan yang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sulbar, jumlah pemudik Sulbar tersebut masih terus melakukan arus balik lebaran hingga pada puncaknya yang diperkirakan terjadi pada H-7 lebaran Idul Fitri.
Ia menyampaikan, Pemprov Sulbar telah melakukan koordinasi dengan seluruh pengelola terminal dan Jasa Raharja serta Balai Jalan Nasional Sulbar (BPJN) di Sulbar, agar pemudik dapat diberikan pelayanan dalam melakukan arus balik lebaran secara maksimal.
"Pemprov Sulbar melakukan koordinasi dan melaksanakan berbagai langkah program untuk memastikan arus balik lebaran tahun ini seluruhnya berjalan baik sukses dan lancar tanpa ada kendala dan hambatan," katanya.
Baca Juga:
Pemprov Sulbar Siagakan Alat Berat Antisipasi Longsor Jalur Mudik Lebaran
Pemprov Sulbar melalui Dinas PU Sulbar dan bekerjasama dengan BPJN Sulbar, juga telah menyiagakan alat berat di sejumlah titik rawan untuk mengantisipasi longsor ketika terjadi di sepanjang jalur trans Sulawesi agar pemudik tidak terhambat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada TNI dan Polri serta petugas medis dan perhubungan, yang telah bersama dalam mengamankan arus mudik dan arus balik lebaran sehingga berjalan dengan lancar tahun ini.
"Pemprov Sulbar bekerjasama dengan Dinas Perhubungan Sulbar telah melakukan pengecekan setiap armada yang akan mengangkut pemudik dan menyusun sejumlah langkah mengantisipasi lonjakan penumpang," katanya.